Setelah Males mengurus server-client yang memuakkan akhirnya MEMUTUSKAN KEMBALI KE domain di wordpress ajaaaaaaaaaaaaa…..
http://malassuper.wordpress.com
CHECK YA BBBBBBBBBOOOOOSSSS
Setelah Males mengurus server-client yang memuakkan akhirnya MEMUTUSKAN KEMBALI KE domain di wordpress ajaaaaaaaaaaaaa…..
http://malassuper.wordpress.com
CHECK YA BBBBBBBBBOOOOOSSSS
kemarin waktu konfigurasi slack-ku sehabis clean install dari slack 12.0 ke 12.1 , mulai lagi ku kompilasi lagi dari awal beberapa program wajib sebangsa ooffice dan kawan-kawannya yang ngompilenya tuh makan waktu yang lumayan buat makan bakso
maklum prosesorku cuma amd athlon xp 1600+ (kasian)..
Pas lagi bosen-bosennya ngompile, ada yang asik, mplayernya ga mau dikompile! (moso dibilang asek?).Kalau saya salah rasanya ada di source c yang berhubungan dengan ivtv kata komputernya error..
Itu yang ternyata sangat tidak diharapkan, soalnya aku ga jago soal ngedebug skrip. Coba-coba googling sampe sakit, ternyata ivtv itu salah satu fasilitas input video tv (buat capture) yang pada seri 12.0 belum didukung oleh kernel dan sudah didukung pada seri 12.1 .
Yang di seri ini ada setingan pada source kode mplayer yang tidak cocok dengan kenyataan pada kernel milik slack 12.1…
untuk solusinya mungkin besok, sebab malam ini saya baru dapat patchnya .. salam
Artikel perdana nih..Jadi baiknya bahas sistem operasi yang dipakai di komputerku saja..
Dari banyaknya distribusi Linux yang ada di jagat virtual ini, aku memilih memakai slackware linux sejak beberapa tahun belakangan ini. Padahal, slackware termasuk distribusi linux yang tidak “bersahabat”. Itu kata beberapa orang. Pada awalnya aku memang memakai salah satu distro yang sampai artikel ini ditulis masih nongol di 3 besar distrowatch.com.
Kenal slackware dan mencobanya itu kalau ga salah waktu majalah linux yang aku rajin beli memberi bonus dvd installer slackware. Berhubung aku termasuk nomaden dalam memakai distribusi, akhirnya diinstal di komputerku. Wah aneh, kernelnya resep original dari situsnya, kde nya belum diapa-apain cuman fresh install. Bener-bener simple bro… saking simplenya jadi mau tahu apa yang bikin penggemar slackware jadi loyal makainya. Pencet sembarangan tambah baca-baca man nya teteup aja ga ada perkembangan. Baru berkembang setelah lihat di bonus dvdnya ada pdf slackbook, baca-baca…..selesai baca ga sadar udah bener-bener tenggelam ke slackware…itu aja kali, ga usah dibahas terlalu mendetail..
Ada satu pelajaran penting yang didapet dari tu buku..
1. Slackware sebetulnya mudah jika ada kemauan belajar, Slackware didesain bukan untuk memanjakan, tapi untuk orang yang mau belajar (punya niat kuat).
2. Jika anda benar-benar mempelajari slackware, tanpa sadar anda akan semakin cepat mengenal sistemnya, sebab slackware memang didesain agar pemakainya bisa benar-benar mengenalinya.
3. Sebagai newbie (seperti aku), usahakan dulu mencari referensi lewat google (sampai bener2 ga ada!), baru bertanya (jangan manja donk! )
Salam,